Cara menggunakan moisture analyzer: menentukan kadar air dengan cepat dan konsisten
Moisture analyzer menimbang sampel sambil memanaskannya. Cara menyiapkan sampel, memilih profil pemanasan, dan memvalidasi hasil terhadap metode oven, khususnya untuk pangan dan pertanian.
Diterbitkan
Waktu baca
2 menit
Moisture analyzer bekerja dengan prinsip termogravimetri: sampel ditimbang, dipanaskan dengan lampu halogen atau inframerah, lalu alat menghitung kehilangan massa selama pemanasan sebagai kadar air. Metode ini jauh lebih cepat daripada oven konvensional yang membutuhkan berjam-jam, sehingga banyak dipakai di industri pangan, pertanian, dan pakan untuk kontrol mutu.
Menyiapkan alat dan sampel
Letakkan alat pada permukaan yang datar, kokoh, dan bebas getaran, sama seperti timbangan. Periksa waterpass.
Bersihkan pan sampel dan ruang pemanas dari sisa sampel sebelumnya.
Pastikan sampel homogen. Gerus atau aduk sampel sebelum ditimbang bila bentuknya bergumpal atau tidak seragam.
Gunakan jumlah sampel yang konsisten. Massa yang berbeda-beda menghasilkan profil pengeringan yang tidak sebanding.
Langkah pemakaian
1
Tera pan kosong
Letakkan pan sampel kosong dan tekan tera.
2
Timbang sampel
Tebarkan sampel secara tipis dan merata di atas pan. Lapisan tebal atau menggumpal mengering tidak merata dan lambat.
3
Pilih program pengeringan
Tentukan suhu dan kriteria berhenti. Suhu yang lazim sekitar 105 °C, tetapi sampel yang mudah gosong atau mengandung gula memerlukan suhu lebih rendah atau peningkatan suhu bertahap.
4
Jalankan dan tunggu
Tutup penutup pemanas dan mulai. Jangan membuka penutup selama proses berlangsung.
5
Catat hasil
Alat menampilkan kadar air dalam persen, dan pada beberapa model juga kadar padatan. Catat bersama jenis sampel, massa, dan program yang dipakai.
6
Bersihkan
Tunggu pan dingin sebelum dibersihkan. Pan dan pemanas yang masih panas dapat melukai.
Kriteria berhenti pengeringan
Ada dua pendekatan. Kriteria otomatis menghentikan pemanasan saat perubahan massa per satuan waktu sudah sangat kecil, yang cocok untuk sampel yang belum diketahui. Kriteria waktu tetap menghentikan pemanasan pada durasi tertentu, yang berguna untuk metode baku yang mensyaratkan waktu tetap dan agar hasil antar pengukuran sebanding.
Memvalidasi hasil
Sebelum alat dipakai untuk kontrol mutu, bandingkan hasilnya dengan metode oven pada sampel yang sama. Bila selisihnya konsisten, atur suhu dan waktu pengeringan sampai hasilnya sejalan. Ulangi pemeriksaan secara berkala, terutama bila jenis sampel atau pemasoknya berganti.
Contoh sampel yang umum diukur kadar airnya
Bidang
Contoh sampel
Pertanian dan pangan
Beras, jagung, kacang-kacangan, kopi, kakao, teh, dan tepung.
Pakan ternak
Konsentrat, dedak, dan bahan baku pakan.
Farmasi
Granul dan serbuk sebelum pencetakan.
Industri lain
Tembakau, kayu, dan bahan kimia serbuk.
Catatan. Panduan ini bersifat umum. Prosedur, batas pemakaian, dan interval perawatan dapat berbeda antar merek dan model, jadi utamakan manual pabrikan dan SOP laboratorium Anda. Bila ragu, tanyakan kepada kami atau teknisi resmi alat tersebut.
TopikMoisture analyzerKadar airCara penggunaan
Bagikan
Ada yang ingin didiskusikan?
Sampaikan kebutuhan laboratorium Anda, tim kami akan membantu menyiapkan pilihannya.
Sebagian besar kesalahan volume berasal dari cara memegang dan menekan, bukan dari alatnya. Langkah pemakaian micropipette yang benar, termasuk teknik forward dan reverse pipetting.
Hasil pH hanya sebaik kalibrasinya. Langkah kalibrasi dua atau tiga titik, cara mengukur sampel dengan benar, dan mengapa elektroda tidak boleh disimpan dalam aquades.
Timbangan analitik membaca sampai 0,1 mg, sehingga napas, sidik jari, dan aliran udara pun mempengaruhi hasil. Langkah penimbangan yang benar dan kebiasaan yang perlu dijaga.