Perawatan rutin autoklaf agar hasil sterilisasi konsisten
Siklus yang selesai tanpa alarm belum tentu berarti steril. Berikut pemeriksaan harian, mingguan, dan bulanan yang menjaga kinerja autoklaf.
Diterbitkan
Waktu baca
2 menit
Autoklaf bekerja dengan uap jenuh bertekanan. Yang mematikan mikroorganisme bukan suhu udara di dalam ruang, melainkan kontak langsung uap dengan seluruh permukaan muatan. Karena itu sebagian besar kegagalan sterilisasi bukan disebabkan alat yang rusak, melainkan udara yang tidak keluar sepenuhnya, muatan yang terlalu padat, atau air yang kualitasnya buruk.
Pemeriksaan harian
1Periksa ketinggian air pada reservoir sebelum siklus pertama, dan gunakan air dengan kemurnian sesuai anjuran pabrik.
2Bersihkan sisa kotoran pada saringan pembuangan di dasar ruang; saringan yang tersumbat menahan udara dan mengganggu pembuangan uap.
3Usap gasket pintu dengan kain lembap dan periksa apakah ada retakan, pengerasan, atau bagian yang terlipat.
4Pastikan muatan tidak melebihi tiga per empat ruang dan ada jarak antar wadah agar uap dapat bersirkulasi.
5Catat suhu, tekanan, dan durasi tahan pada setiap siklus - catatan ini yang akan dicari saat audit.
Pemeriksaan mingguan dan bulanan
Sekali seminggu, jalankan uji indikator biologis menggunakan spora yang sesuai untuk sterilisasi uap, dan tempatkan pada titik yang paling sulit dicapai uap di dalam muatan. Bersihkan ruang bagian dalam sesuai petunjuk pabrik, hindari bahan abrasif maupun pemutih berbasis klorin pada permukaan stainless steel karena dapat memicu korosi.
Sekali sebulan, periksa katup pengaman, sambungan selang, serta kondisi segel pintu secara lebih teliti. Endapan mineral pada dinding ruang menandakan kualitas air yang perlu diperbaiki - pada jangka panjang, endapan ini akan mengganggu sensor suhu dan mempercepat kerusakan elemen pemanas.
Tanda alat perlu diperiksa teknisi
Siklus memakan waktu lebih lama dari biasanya untuk mencapai suhu tahan.
Ada rembesan uap di sekeliling pintu saat tekanan naik.
Muatan masih basah setelah tahap pengeringan selesai.
Indikator biologis gagal, meskipun parameter siklus tercatat normal.
Pembacaan suhu menyimpang dari hasil kalibrasi terakhir.
Jadwal kalibrasi berkala sebaiknya mengikuti anjuran pabrik dan ketentuan lembaga yang menaungi laboratorium Anda. Simpan seluruh catatan siklus dan hasil uji indikator dalam satu berkas agar riwayat alat mudah ditelusuri ketika terjadi penyimpangan.
Catatan. Panduan ini bersifat umum. Prosedur, batas pemakaian, dan interval perawatan dapat berbeda antar merek dan model, jadi utamakan manual pabrikan dan SOP laboratorium Anda. Bila ragu, tanyakan kepada kami atau teknisi resmi alat tersebut.
TopikSterilisasiPerawatanAutoklaf
Bagikan
Ada yang ingin didiskusikan?
Sampaikan kebutuhan laboratorium Anda, tim kami akan membantu menyiapkan pilihannya.
Sterilisasi berhasil bila uap menyentuh seluruh permukaan muatan. Cara menyusun muatan, memilih siklus untuk media dan limbah, serta risiko cairan mendidih mendadak saat pintu dibuka.
Kalibrasi, verifikasi, dan pemeriksaan antara sering dicampuradukkan. Pahami perbedaannya, kapan masing-masing diperlukan, dan bagaimana menyusun jadwal yang masuk akal.
Micropipette yang terawat memberi volume yang konsisten bertahun-tahun. Kebiasaan harian, cara memeriksa kebocoran sendiri, dan kapan pipet perlu dikalibrasi atau diservis.