Faktor yang perlu diperhatikan sebelum membeli alat laboratorium
Harga dan spesifikasi hanyalah sebagian dari keputusan. Daftar pertimbangan praktis sebelum membeli alat, dari kebutuhan, tempat pemasangan, dan bahan habis pakai sampai kalibrasi dan layanan purna jual.
Diterbitkan
Waktu baca
3 menit
Alat laboratorium biasanya dipakai bertahun-tahun, sehingga keputusan membelinya berdampak jauh lebih lama daripada harganya. Alat yang tampak lengkap pada lembar spesifikasi bisa saja tidak cocok dengan ruangan, sumber listrik, atau pekerjaan yang sebenarnya. Berikut hal-hal yang perlu dijawab sebelum memutuskan, disusun dari yang paling awal.
1. Tuliskan kebutuhan Anda dulu, bukan modelnya
Mulailah dari pekerjaan, bukan dari nama alat. Apa yang akan diukur atau diproses, berapa banyak sampel per hari, dalam rentang apa, dan metode atau standar apa yang harus dipenuhi? Bila Anda menyusun dokumen pengadaan, tuliskan kebutuhan fungsional dan kinerja yang diminta. Spesifikasi yang terlalu spesifik terhadap satu merek justru menyempitkan pilihan yang sebenarnya cocok.
2. Pahami spesifikasi yang menentukan
Kapasitas, rentang pengukuran, akurasi, resolusi, dan kemampuan ulang adalah istilah yang paling sering muncul. Artinya berbeda-beda dan tidak selalu sebanding antar produsen. Uraian lengkapnya ada pada panduan membaca spesifikasi alat laboratorium.
3. Periksa kesiapan tempat
Ruang dan penempatan: ukuran alat, jarak ke dinding untuk ventilasi, kekuatan meja, dan jalur pintu saat alat dimasukkan.
Listrik: tegangan dan frekuensi, kebutuhan daya, jenis colokan, dan stabilitas tegangan di lokasi. Bila sering terjadi fluktuasi atau pemadaman, siapkan penstabil tegangan atau UPS untuk alat yang sensitif.
Lingkungan: suhu dan kelembapan ruang, ada tidaknya pendingin ruangan, getaran, dan debu. Beberapa alat, seperti timbangan analitik dan mikroskop, sangat dipengaruhi hal ini.
Air dan pembuangan: bila alat memerlukan air murni atau saluran pembuangan.
Ventilasi dan keselamatan: kebutuhan lemari asam atau kabinet biosafety bila bekerja dengan bahan berbahaya.
4. Hitung bahan habis pakai dan aksesori
Banyak alat memerlukan bahan yang dibeli terus-menerus: tip untuk micropipette, elektroda dan buffer untuk pH meter, kuvet untuk spektrofotometer, lampu, filter, dan reagen. Tanyakan ketersediaan, harga, dan umur pakainya. Alat dengan harga awal murah kadang menjadi mahal karena bahan habis pakainya.
5. Tanyakan soal kalibrasi dan dokumen
Apakah alat dikirim dengan sertifikat kalibrasi pabrik atau sertifikat dari laboratorium terakreditasi?
Apakah manual pengguna tersedia dan dalam bahasa yang dapat Anda pahami, dan apakah ada lembar spesifikasi dan sertifikat analisis atau dokumen pendukung lain yang Anda perlukan?
Untuk alat yang termasuk alat kesehatan, periksa nomor izin edarnya dari Kementerian Kesehatan.
6. Garansi dan layanan purna jual
Garansi menjelaskan apa yang ditanggung, berapa lama, dan apa yang dikecualikan. Bagian yang sering dikecualikan adalah komponen yang aus seperti lampu, elektroda, dan membran. Yang tidak kalah penting adalah siapa yang melayani perbaikan, seberapa cepat suku cadang tersedia, dan apakah ada teknisi yang bisa datang atau berkomunikasi dengan cepat. Bagi laboratorium di luar kota besar, hal ini sering menjadi pembeda utama.
7. Pelatihan dan pemasangan
Tanyakan apakah pemasangan, uji fungsi, dan pelatihan pengguna termasuk dalam pembelian. Alat yang canggih tetapi tidak dipakai dengan benar tidak memberi manfaat.
8. Bandingkan total biaya kepemilikan
Komponen biaya di luar harga alat
Komponen
Yang perlu dihitung
Bahan habis pakai
Tip, elektroda, kuvet, filter, reagen, dan lampu selama umur alat.
Kalibrasi dan perawatan
Kalibrasi berkala, kontrak servis, dan suku cadang.
Perlengkapan pendukung
Meja anti getar, penstabil tegangan atau UPS, pengolah air, dan lemari penyimpanan.
Pelatihan
Waktu dan biaya melatih pemakai.
Pemasangan dan pengiriman
Terutama untuk alat besar atau ke luar kota.
Catatan. Panduan ini bersifat umum. Prosedur, batas pemakaian, dan interval perawatan dapat berbeda antar merek dan model, jadi utamakan manual pabrikan dan SOP laboratorium Anda. Bila ragu, tanyakan kepada kami atau teknisi resmi alat tersebut.
TopikPembelianPengadaanPemilihan alatSpesifikasi
Bagikan
Ada yang ingin didiskusikan?
Sampaikan kebutuhan laboratorium Anda, tim kami akan membantu menyiapkan pilihannya.
Resolusi bukan akurasi, dan rentang bukan kapasitas. Panduan membaca istilah spesifikasi yang sering membingungkan, lengkap dengan contoh angka pada timbangan, pH meter, dan micropipette.
Dua alat dengan spesifikasi serupa bisa berbeda jauh dalam pemakaian sehari-hari. Daftar pertanyaan tentang material, listrik, aksesori, kalibrasi, garansi, dan layanan purna jual.
Satu micropipette tidak bisa melayani semua volume dengan teliti. Berikut cara menentukan rentang volume, jumlah pipet, tip, dan fitur yang benar-benar Anda perlukan.