Single channel atau multi channel: perbedaan micropipette dan kapan memilih masing-masing
Multi channel memangkas waktu kerja pada plate 96 sumur, tetapi bukan pengganti single channel. Ketahui perbedaan, keterbatasan, dan kapan masing-masing paling tepat.
Diterbitkan
Waktu baca
2 menit
Single channel memipet satu tip dalam sekali tekan. Multi channel membawa delapan atau dua belas tip sekaligus, dengan jarak antar tip yang disesuaikan dengan sumur pada microplate. Perbedaan ini terlihat sepele, tetapi menentukan alur kerja seluruh laboratorium yang banyak memakai plate.
Apa yang dikerjakan multi channel dengan lebih baik
Satu plate 96 sumur memiliki 8 baris dan 12 kolom. Dengan pipet 8 channel, seluruh plate terisi dalam 12 kali tekan, bukan 96. Selain lebih cepat, urutan waktunya lebih seragam: sumur pertama dan sumur terakhir menerima reagen dalam selang yang jauh lebih pendek, sesuatu yang berarti pada uji yang peka terhadap waktu inkubasi seperti ELISA.
Perbandingan single channel dan multi channel
Pertimbangan
Penjelasan
Kecepatan pada plate
Multi channel jauh lebih cepat untuk mengisi atau memindahkan cairan ke banyak sumur.
Fleksibilitas
Single channel bebas mengambil dari tabung atau sumur mana pun. Multi channel terikat pada tata letak plate.
Ketelitian
Setiap channel punya kesalahan sendiri. Variasi antar channel perlu diperiksa saat kalibrasi.
Bobot dan ergonomi
Multi channel lebih berat dan gaya tekannya lebih besar karena mengeluarkan banyak tip sekaligus.
Harga dan perawatan
Lebih mahal, dan perawatan atau kalibrasinya lebih lama karena setiap channel diuji.
Reservoir reagen
Biasanya dipakai bersama reservoir agar reagen dapat diambil oleh semua channel sekaligus.
Kapan memilih multi channel
Anda rutin mengerjakan ELISA, uji berbasis plate, atau skrining sampel dalam jumlah banyak, misalnya di laboratorium klinik rujukan dan riset.
Anda melakukan pengenceran bertingkat pada plate atau menambah reagen ke seluruh sumur.
Anda menyiapkan reaksi PCR pada plate 96 sumur.
Kapan single channel tetap yang utama
Bila pekerjaan Anda mengambil sampel satu per satu dari tabung, mengoreksi volume secara individual, atau berganti-ganti volume, single channel lebih luwes dan lebih murah. Untuk kebanyakan laboratorium, multi channel adalah tambahan, bukan pengganti: pipet single channel tetap dibutuhkan untuk menyiapkan larutan induk dan mengambil sampel.
Perhatikan juga kecocokan tip dan plate. Jarak antar tip pada pipet multi channel mengikuti format plate 96 sumur; pekerjaan pada plate format lain membutuhkan pipet yang mendukungnya. Pastikan sebelum membeli bahwa tip yang dipakai mudah didapat dalam kemasan rak agar tidak menjadi hambatan pada pemakaian harian.
Catatan. Panduan ini bersifat umum. Prosedur, batas pemakaian, dan interval perawatan dapat berbeda antar merek dan model, jadi utamakan manual pabrikan dan SOP laboratorium Anda. Bila ragu, tanyakan kepada kami atau teknisi resmi alat tersebut.
TopikMicropipetteMulti channelPemilihan alatELISA
Bagikan
Ada yang ingin didiskusikan?
Sampaikan kebutuhan laboratorium Anda, tim kami akan membantu menyiapkan pilihannya.
Satu micropipette tidak bisa melayani semua volume dengan teliti. Berikut cara menentukan rentang volume, jumlah pipet, tip, dan fitur yang benar-benar Anda perlukan.
Resolusi 0,0001 g tidak selalu lebih baik. Pahami perbedaan analytical dan precision balance, serta hubungan antara jumlah yang ditimbang dan ketelitian yang diperlukan.
Elektroda sama pentingnya dengan meternya. Pilih tipe pH meter, jenis elektroda, dan fitur kalibrasi berdasarkan sampel yang Anda ukur dan tempat Anda mengukurnya.